Seperti titik-titik air
menghujani wajah dan pelarianku
mememerih lalu mengalir
membasah memberi dingin
Dengus buru nafas tak lagi menghangatkan
Puncak tertinggipun tak lagi menarik
apalah bunga berjajar diujung jalan
tak memikat setalipun
asaku beku
peluhku tak lagi bergaram
nafasku sekedar ampas alkohol
tanpamu…